“PENGABDIAN TARUNG DERAJAT ADALAH : UNTUK MENEGAKKAN KEHORMATAN HIDUP DAN UNTUK MENINGGIKAN DERAJAT KEHIDUPAN”
– SANG GURU –

BANDUNG, JENDELAPRIMA.COM – Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengcab KODRAT) Kota Bandung masa bakti 2026–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan di Pendopo Kota Bandung pada Kamis (9/7/2026). Prosesi pelantikan ini menandai babak baru bagi olahraga bela diri asli Kota Kembang tersebut untuk terus mencetak prestasi.
Acara sakral ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung, H. Muhammad Farhan,jajaran Forkopimda Kota Bandung, Ketua KONI Kota Bandung, perwakilan Pangdam III/Siliwangi, Polrestabes Bandung, Polsek Regol, Ketua IPSI, perwakilan manajemen Indomaret Bandung 1, Yayasan Little Project yang diwakili oleh Bunda Yessi Martaleni,DRP serta tamu undangan dari berbagai unsur organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan dipimpin oleh Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) KODRAT Jawa Barat, Drs. H. Ase Herman Wijaya, M.Si. Berdasarkan hasil musyawarah, Asep Robin, SH., MH., resmi menakhodai Pengcab KODRAT Kota Bandung untuk empat tahun ke depan.
Dalam sambutan pertamanya sebagai Ketua Umum terpilih, Asep Robin menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah Tarung Derajat di tanah kelahirannya.
“Tarung Derajat ini adalah satu-satunya cabang olahraga bela diri yang terlahir dan berakar dari Kota Bandung. Ini adalah warisan sekaligus kebanggaan yang harus kita jaga dan kembangkan prestasinya,” ujar Asep Robin penuh optimisme.
Wacana Pembangunan Monumen “Pribadi Mandiri”
Menariknya, momentum pelantikan ini juga memunculkan wacana besar terkait pelestarian sejarah Tarung Derajat. Sekretaris Umum Pengprov KODRAT Jabar, Ase Herman Wijaya, mengungkapkan adanya rencana strategis dari pihak pengurus provinsi untuk mendirikan sebuah monumen atau patung ikonik bertajuk “Pribadi Mandiri”.
“Ada harapan dan permintaan dari jajaran Pengprov dan ketua agar kita bisa mendirikan Monumen Pribadi Mandiri, yang direncanakan berlokasi di perempatan UNLA (Universitas Langlangbuana),” ungkap Ase Herman.

Merespons aspirasi tersebut, Wali Kota Bandung, H. Muhammad Farhan, menyambut baik dan memberikan sudut pandang strategis. Farhan mengusulkan agar monumen tersebut didirikan di kawasan Buahbatu.
“Kami sangat mendukung visualisasi sejarah ini. Namun, sebagai usulan, akan sangat monumental jika patung atau monumen tersebut dibangun di kawasan Buahbatu, mengingat wilayah tersebut sangat dekat dengan titik historis lahirnya Tarung Derajat,” tutur orang nomor satu di Kota Bandung tersebut.
Pesan Mendalam dari Sang Guru Aa Boxer
Acara pelantikan terasa kian khidmat dengan kehadiran sang deklarator sekaligus pencipta Tarung Derajat, Achmad Dradjat, atau yang akrab disapa Sang Guru Aa Boxer. Di hadapan pengurus baru, Aa Boxer memberikan wejangan spiritual yang mendalam, mengingatkan esensi sejati dari bela diri ini, yaitu membentuk karakter manusia yang tangguh namun tetap membumi.

“Jadikanlah dirimu oleh diri sendiri,” tegas Aa Boxer di depan para kader.
Ia menambahkan bahwa ada tiga hal esensial yang selalu didambakan dan diperjuangkan oleh manusia dalam hidup. “Yang didambakan oleh orang itu ada tiga hal: Keselamatan, Kehidupan, dan Kesempatan,” tambahnya.
Sebagai olahraga bela diri praktis yang lahir pada 18 Juli 1972 di Bandung, Tarung Derajat memang tidak bisa dilepaskan dari filosofi hidupnya yang sangat melekat di hati para anggotanya: “Aku ramah bukan berarti takut, aku tunduk bukan berarti takluk.”
Dikesempatan lain saat ditemui Sekretaris Umum Keluarga Olahraga Tarung Derajat Pengurus Cabang ( Sekum KODRAT Pengcab) Kota Bandung Raden Rizki Rukhiyat berharap kedepan Kota Bandung bisa menjadi Kota Tarung Derajat.
“Semoga pengurus cabang Kodrat Kota Bandung saat ini bisa menjadi tauladan dan membuat rasa aman warga kota bandung dan semoga dukungan walikota dan ketua dewan serta tokoh masyarakat dan tokoh senior Tarung derajat mendukung Kota Bandung menjadi Kota Tarung Derajat”ungkap Sekum KODRAT Pengcab kota Bandung Raden Rizki Rukhiyat
“MENTAL DASAR TARUNG DRAJAT : IMAJINASI, KREATIFITAS DAN KEBERANIAN MORAL”
– SANG GURU –
Secara keseluruhan, upacara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Cabang KODRAT Kota Bandung masa bakti 2026-2030 ini berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh rasa kekeluargaan. Pengurus baru kini bersiap mengemban amanah untuk membawa KODRAT Kota Bandung tetap menjadi barometer prestasi Tarung Derajat di tingkat nasional maupun internasional. ***Ipung