KOTA BANDUNG

Aksi Damai APAK: Pedagang Pasar Sebut Dana Disetor ke Kas Daerah Diselewengkan

BANDUNG, JENDELAPRIMA.COM, –Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa damai di Inspektorat Kota Bandung dan Kejaksaan Negeri Kota Bandung, sebagai bentuk respons atas dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Perumda Pasar Kota Bandung, Selasa (2025).

Aksi tersebut diikuti oleh berbagai unsur organisasi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi kemasyarakatan (ormas), serta komunitas. Sejumlah elemen yang turut hadir di antaranya Serikat Buruh Nasionalis Indonesia (SBNI), Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANN), Aliansi Korupsi Kota Bandung, serta unsur lembaga lainnya.

Ketua APAK, Yadi Suryadi, menegaskan bahwa laporan pengaduan (lapdu) yang disampaikan dalam aksi tersebut murni merupakan sikap dan inisiatif APAK tanpa adanya intervensi dari organisasi lain. Aksi unjuk rasa berjalan tertib, damai, serta mendapat pengawalan penuh dari aparat keamanan.

“Aksi ini diterima dengan baik oleh aparat penegak hukum. Kami dikawal dengan humanis hingga laporan pengaduan diterima, bahkan turut dibantu dalam proses administrasi agar berjalan lancar,” ujar Yadi.

Menurut Yadi, aksi ini berangkat dari adanya pengaduan sejumlah pedagang pasar. Dana yang seharusnya disetorkan ke kas daerah diduga justru dialihkan ke pihak tertentu atas arahan oknum di lingkungan Perumda Pasar. APAK mengklaim telah mengantongi data berupa rekening serta aliran dana yang diduga bersifat ilegal.

Atas dasar temuan tersebut, APAK mendesak aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dugaan praktik korupsi yang dinilai telah mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah pada tahun anggaran 2025.

“Saya kira Wali Kota Bandung, Farhan, sudah mengetahui pernyataan sikap Inspektorat terkait persoalan ini,” kata Yadi.

Ia juga menyampaikan pesan moral kepada para pemangku jabatan di pemerintahan agar mengedepankan kepentingan masyarakat tanpa membeda-bedakan golongan atau kelompok tertentu.

“Pejabat publik harus memiliki jiwa kebangsaan, nasionalisme yang kuat, serta profesionalisme yang tinggi dalam menjalankan amanah,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Yadi menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang telah mengawal jalannya aksi dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah mengayomi dan memastikan kegiatan ini berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya.**(ipung)

admin

Recent Posts

Farhan :Kedelai Mahal Pengrajin Tahu-Tempe Jangan Stop Produksi

BANDUNG, JENDELAPRIMA.COM,- Kenaikan harga kedelai yang terus merangkak naik menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bandung.…

2 hari ago

Patroli Gabungan Amankan Bandung Libur Sekolah

BANDUNG, JENDELAPRIMA.COM, -Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Forkopimda Kota Bandung mengintensifkan patroli gabungan di seluruh wilayah…

2 hari ago

Cegah Kriminal, Pemkot Bandung Gencarkan Razia Miras Ilegal

BANDUNG,JENDELAPRIMA.COM,-Pemerintah Kota Bandung terus menggencarkan upaya penertiban terhadap penyakit masyarakat melalui operasi yang melibatkan Satuan…

2 hari ago

SPMB Bandung 2026: Jalur Afirmasi RMP Jamin Anak Kurang Mampu Tetap Sekolah

BANDUNG, JENDELAPRIMA.COM,-Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang layak bagi masyarakat yang kurang…

3 hari ago

Ketua APAK Jabar Yadi Suryadi Soroti Kesiapan Sistem Sekolah Maung 2026/2027

BANDUNG, JENDELAPRIMA.COM,– Program Sekolah Maung (Manusia Unggul) Jawa Barat Tahun Ajaran 2026/2027 mendapat perhatian serius…

3 hari ago

Hadapi Era Digital, Erwin Minta Petugas Sensus Ekonomi Bandung Jaga Integritas

BANDUNG,JENDELAPRIMACOM,-Sebanyak hampir 2.000 calon petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 Kota Bandung mengikuti pelatihan sebagai persiapan…

3 hari ago