JendelaPrima.com ||
Bandung – Dari tiang pull up bambu buatan sang ayah hingga seragam TNI di pundaknya. Perjalanan panjang Hafid, seorang anak yatim piatu, akhirnya terbayar lunas. Ia berhasil lulus murni menjadi prajurit TNI, menepati pesan terakhir sang bapak.
“Alhamdulillah Pak, bisa lulus murni jadi tentara”
Kalimat itu menjadi penutup dari janji, doa, dan air mata yang mengiringi perjuangannya selama ini.
Hafid harus berjuang seorang diri sejak ditinggal kedua orang tuanya. Di tengah keterbatasan, ia tak hanya menjadi tulang punggung untuk adik-adiknya, tetapi juga tetap mengejar cita-citanya.
Fasilitas seadanya tidak mematahkan semangatnya. Tiang pull up dari bambu yang dibuat almarhum bapaknya menjadi saksi bisu latihan keras Hafid setiap hari. Dengan peralatan sederhana itu, ia mengasah fisik demi satu tujuan: menjadi TNI seperti yang dipesankan bapaknya.
Kini, pesan “Daftar TNI Saja Nak” telah ia wujudkan. Kelulusan Hafid bukan hanya tentang seragam dan pangkat. Ini tentang pengorbanan seorang anak yang tidak pernah menyerah meski hidup berkali-kali menguji.
Kisah Hafid menjadi pengingat bagi kita semua. Bahwa di balik setiap keberhasilan, ada perjuangan, doa orang tua, dan tekad yang tidak pernah padam.
Untuk Hafid, dan untuk semua pejuang yang terus melangkah meski sendiri. Kalian hebat.**(Red)
BANDUNG ,JENDELAPRIMA.COM,— Komunitas pecinta alam se-Jawa Barat bersiap menggelar ajang tahunan Lomba Lintas Alam Jawa…
BANDUNG, JENDELAPRIMA.COM,— Optimisme menyelimuti rapat konsolidasi Dewan Pimpinan Wilayah Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia Jawa…
JENDELAPRIMA.COM|| Pamekasan, – Munculnya wacana mengenai sosok yang berpotensi mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian menyusul…
JENDELAPRIMA.COM,-JAKARTA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan ucapan selamat kepada Sudaryono…
JENDELAPRIMA.COM|| Bandung, 22 Juli 2026 – Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Bandung, Eka…
JENDELAPRIMA.COM BANDUNG, 20 Juli 2026 Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kepolisian…