Minggu, September 20, 2026
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jendela Prima
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • Politics
  • Business
  • Culture
  • Opinion
  • Lifestyle
  • Login
No Result
View All Result
Jendela Prima
Home JAWA BARAT

Hutan Bukan Objek Eksploitasi, Melainkan Subjek Kedaulatan Rakyat

admin by admin
15 Februari 2026
in JAWA BARAT, Kabupaten Bandung Barat, Lingkungan
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM.

Ketua Dewan Pakar DPP JMI (Jurnalis Media Indonesia)

Related posts

63 Persen Warga Bandung  Aktif  Berolahraga dengan Semangat Haornas

63 Persen Warga Bandung Aktif Berolahraga dengan Semangat Haornas

9 September 2026
FKDM Astana Anyar Monitoring Penyaluran Bantuan Beras di Karasak

FKDM Astana Anyar Monitoring Penyaluran Bantuan Beras di Karasak

9 September 2026

BANDUNG BARAT, jendelaprima.com/, – Diskusi menarik pada Hari Pers Nasional 14 Pebruari 2026 bertempat di Saung Palupuh Lembah Puspa Tangkubanparahu Lembang Bandung Barat dengan tema Peran Insan Pers Dalam Menjaga Hutan dan Lingkungan Hidup.

Dimana semakin jelas bahwa Hutan Indonesia tidak boleh lagi diposisikan sekadar sebagai komoditas ekonomi yang dieksploitasi melalui konsesi besar. Hutan adalah ruang hidup, sumber pangan, sumber air, penyangga iklim, dan fondasi kedaulatan ekologis bangsa. Karena itu, paradigma pengelolaan hutan harus bergeser: dari sentralistik-korporatif menuju kolaboratif-kerakyatan.

Negara sebenarnya telah membuka ruang melalui program Perhutanan Sosial yang dijalankan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Namun implementasinya belum sepenuhnya menjawab problem struktural di lapangan: konflik lahan, ketimpangan akses, dan lemahnya kapasitas kelembagaan masyarakat. Legalitas tanpa pemberdayaan hanyalah formalitas.

Pemberdayaan hutan harus berbasis pada tiga pilar utama. Pertama, kepastian hukum dan kejelasan batas wilayah. Tanpa kepastian, masyarakat akan selalu berada dalam bayang-bayang kriminalisasi atau konflik horizontal. Kedua, penguatan kelembagaan ekonomi desa melalui koperasi atau BUMDes agar pengelolaan tidak individualistik dan rentan dimonopoli elite lokal. Ketiga, hilirisasi hasil hutan non-kayu agar nilai tambah tidak lari ke tengkulak atau industri besar.

Kita tidak bisa lagi mengandalkan pola tebang-angkut-jual. Model tersebut terbukti mempercepat degradasi hutan dan memperlebar ketimpangan. Yang dibutuhkan adalah pendekatan agroforestry, pengembangan hasil hutan bukan kayu, serta ekowisata berbasis masyarakat. Dengan pendekatan ini, hutan tetap lestari, sementara masyarakat memperoleh manfaat ekonomi berkelanjutan.

Lebih jauh, dalam konteks global yang semakin menekankan ekonomi hijau dan perdagangan karbon, masyarakat sekitar hutan harus menjadi aktor utama, bukan sekadar penonton. Skema jasa lingkungan dan karbon tidak boleh menjadi instrumen baru perampasan ruang hidup atas nama konservasi. Transparansi dan keadilan distribusi manfaat menjadi syarat mutlak.

Negara harus hadir bukan sebagai pemberi izin semata, tetapi sebagai fasilitator, pendamping, dan pengawas yang adil. Perguruan tinggi perlu dilibatkan untuk riset dan inovasi, sementara sektor swasta harus ditempatkan sebagai mitra, bukan pengendali.

Hutan yang dikelola bersama rakyat bukan ancaman bagi investasi. Justru itulah investasi jangka panjang bangsa. Ketika masyarakat merasa memiliki, mereka akan menjaga. Ketika mereka memperoleh manfaat, mereka akan mempertahankan.

Jika kita gagal memberdayakan masyarakat sekitar hutan, maka kita sedang menanam benih konflik sosial dan krisis ekologis di masa depan. Namun jika kita berani melakukan koreksi paradigma hari ini, hutan akan menjadi sumber kesejahteraan, stabilitas, dan martabat nasional.

Hutan bukan sekadar kawasan. Ia adalah amanah konstitusi. Dan amanah itu hanya dapat dijaga melalui keberpihakan nyata kepada rakyat.**(Ipung)

Previous Post

DRP TCT INDONESIA Bekali Relawan Teknik Evakuasi Ular, Pelatihan Rescue Angkatan ke-1 Digelar di Kampung Bamboo

Next Post

JMI Ajak Jurnalis Jawa Barat Jadi Role Model Pelestarian Alam

Next Post

JMI Ajak Jurnalis Jawa Barat Jadi Role Model Pelestarian Alam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Business meeting

Will The Democrats Be Able To Reverse The Online Gambling Ban

7 tahun ago
post-layout-g-9-1230x450

Gigi Gorgeous And Nats Getty Have A, Well, Gorgeous Beachside Wedding

7 tahun ago
robot

How To Handle Every TECHNOLOGY Challenge With Ease Using These Tips

7 tahun ago
paper writing

Old Fashioned Recipe For Preventing Allergies And Chemical Sensitivities

7 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Banjarmasin
  • BOGOR
  • Budaya
  • Business
  • CIMAHI
  • Culture
  • EKONOMI
  • Hukum
  • Jakarta
  • JAWA BARAT
  • JAWA TENGAH
  • JAWA TIMUR
  • KABUPATEN BANDUNG
  • Kabupaten Bandung Barat
  • KABUPATEN CIREBON
  • KESEHATAN
  • KOTA BANDUNG
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • NASIONAL
  • National
  • News
  • OLAHRAGA
  • Opinion
  • Pamekasan
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PERAYAAN
  • PERISTIWA
  • Politics
  • Politik
  • PURWAKARTA
  • Ragam
  • Semarang
  • SOSIAL
  • Sports
  • Tak Berkategori
  • TEKNOLOGI
  • Travel
  • YOGYAKARTA

BROWSE BY TOPICS

#DinaspendidikankotaBandung #DiskominfokotaBandung #diskominfokotacimahi #DLHKOTABANDUNG #DPDSBNIJABAR #DPPSBNINUSANTARA #PemkotBandung #Pemkotcimahi #poldajabar #PSHTCABANGKABUPATENBANDUNG #PSHTCABANGKOTABANDUNG #PSHTPUSATMADIUN 2018 League Balinese Culture Bali United beauty Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan food google VR Hut cimahi Ijasah Jokowi Istana Negara Jendela Prima Jokowi makeup Market Stories National Exam painting personality Presiden Jokowi Presiden ke 7 sensitive simulator skincare social Tech technology Teknologi Travel trip vegetables Visit Bali

POPULAR NEWS

    Jendela Prima

    We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

    Follow us on social media:

    Recent News

    • 63 Persen Warga Bandung Aktif Berolahraga dengan Semangat Haornas
    • FKDM Astana Anyar Monitoring Penyaluran Bantuan Beras di Karasak
    • DPRD Berwenang Menyetujui, Bukan Mengatur Proyek — Analisis Hukum Kondisionalitas APBD

    Category

    • Banjarmasin
    • BOGOR
    • Budaya
    • Business
    • CIMAHI
    • Culture
    • EKONOMI
    • Hukum
    • Jakarta
    • JAWA BARAT
    • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
    • KABUPATEN BANDUNG
    • Kabupaten Bandung Barat
    • KABUPATEN CIREBON
    • KESEHATAN
    • KOTA BANDUNG
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • NASIONAL
    • National
    • News
    • OLAHRAGA
    • Opinion
    • Pamekasan
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERAYAAN
    • PERISTIWA
    • Politics
    • Politik
    • PURWAKARTA
    • Ragam
    • Semarang
    • SOSIAL
    • Sports
    • Tak Berkategori
    • TEKNOLOGI
    • Travel
    • YOGYAKARTA

    Recent News

    63 Persen Warga Bandung  Aktif  Berolahraga dengan Semangat Haornas

    63 Persen Warga Bandung Aktif Berolahraga dengan Semangat Haornas

    9 September 2026
    FKDM Astana Anyar Monitoring Penyaluran Bantuan Beras di Karasak

    FKDM Astana Anyar Monitoring Penyaluran Bantuan Beras di Karasak

    9 September 2026
    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 PT Jendela Prima Indonesia - Lokal Berita Nusantara - IT Jendela Prima.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Politics
    • News
    • Business
    • Culture
    • National
    • Sports
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion

    © 2026 PT Jendela Prima Indonesia - Lokal Berita Nusantara - IT Jendela Prima.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In