Budaya

JMI Ajak Jurnalis Jawa Barat Jadi Role Model Pelestarian Alam

Jendelaprima.com, Kab. Bandung Barat, Lembang – Ikatan Jurnalis Media Indonesia (JMI) menegaskan komitmennya dalam mengawal isu pelestarian alam di wilayah Jawa Barat. Dalam sebuah pertemuan strategis di Cikole, Lembang, Lembah Puspa, Ketua Umum JMI, Ngadi Utomo, menyoroti peran krusial insan pers sebagai garda terdepan dalam menjaga hutan dan ekosistem dari ancaman kerusakan yang kian nyata.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh lintas sektor, di antaranya Kades Cikole Drs. Tajudin, Kadiv Regional Jawa Barat dan Banten Bapak Yudha Suswardhanto, Ketua Umum BTP Jawa Barat Bunda Triya, hingga jajaran praktisi hukum dan aktivis lingkungan.

Mengacu pada data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan WALHI Jawa Barat sepanjang tahun 2025, Ngadi memaparkan fakta memprihatinkan mengenai eskalasi bencana alam di Bumi Pasundan. Tercatat sebanyak 44 kejadian banjir, 30 cuaca ekstrem, dan 9 peristiwa tanah longsor telah melanda kawasan ini.

​”Dampak sosialnya sangat nyata. Lebih dari 295 ribu jiwa harus mengungsi, dan ribuan rumah mengalami kerusakan. Ini bukan sekadar angka, melainkan peringatan keras bagi kita semua,” ujar Ngadi Utomo dalam sambutannya.

Ngadi menekankan bahwa pers tidak boleh hanya menjadi penonton dalam isu deforestasi dan polusi. Ada dua fungsi utama yang harus dijalankan jurnalis saat ini:

​Fungsi Pengawasan (Watchdog): Mengawal kebijakan pemerintah dan melaporkan aktivitas ilegal yang merusak alam untuk memastikan adanya akuntabilitas.

Fungsi Edukasi: Membangun kesadaran kolektif masyarakat serta mempromosikan praktik hidup ramah lingkungan melalui pemberitaan yang inspiratif.

​”Kita punya kekuatan menyebarkan informasi. Gunakan kekuatan itu untuk meminta pertanggungjawaban pihak terkait dan memastikan regulasi yang dibuat benar-benar pro-lingkungan,” tegasnya.

Lebih lanjut, JMI mengajak seluruh insan pers di Jawa Barat untuk menjadi role model dalam gerakan pelestarian alam. Gerakan ini dimulai dari langkah sederhana seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai hingga aksi penghijauan secara masif.

“Menjaga lingkungan bukan tugas satu lembaga saja, melainkan tanggung jawab kolektif. Mari kita berkolaborasi agar keindahan alam Jawa Barat tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” tutup Ngadi.

Hadir pula dalam agenda tersebut tokoh-tokoh inspiratif seperti Dr. P.A Rangkuti (Ketua Umum RBNI), Bapak Dede Suyatna (Penasehat Sekolah Alam Budaya Gunung Tangkuban Perahu), Bapak Gai Suhardja (Gerakan Estetika Kota Bandung), serta para pakar hukum dan praktisi media lainnya.. **

 

(Ipung)

admin

Recent Posts

Lomba Lintas Alam Jawa Barat 2026 Siap Digelar, Usung Misi “Jejak Alam Jaga Budaya” di Lembang

BANDUNG ,JENDELAPRIMA.COM,— Komunitas pecinta alam se-Jawa Barat bersiap menggelar ajang tahunan Lomba Lintas Alam Jawa…

3 hari ago

Konsolidasi Gapembi Jabar: 2.324 SPPG Siap Dukung Program Makan Bergizi Nasional

BANDUNG, JENDELAPRIMA.COM,— Optimisme menyelimuti rapat konsolidasi Dewan Pimpinan Wilayah Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia Jawa…

4 hari ago

DPW Tani Merdeka Jatim Dorong Don Muzakir Isi Kursi Wamentan

JENDELAPRIMA.COM|| Pamekasan, – Munculnya wacana mengenai sosok yang berpotensi mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian menyusul…

6 hari ago

Don Muzakir: Pengalaman Sudaryono Modal Kuatkan MBG

JENDELAPRIMA.COM,-JAKARTA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan ucapan selamat kepada Sudaryono…

1 minggu ago

FPRB Dukung Program BPBD:Penghijauan Jadi Solusi Hadapi Krisis Air dan Bencana Hidrometeorologi

JENDELAPRIMA.COM|| Bandung, 22 Juli 2026 – Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Bandung, Eka…

1 minggu ago

Lulus Murni TNI, Hafid Wujudkan Pesan Terakhir Ayahnya

JendelaPrima.com || Bandung - Dari tiang pull up bambu buatan sang ayah hingga seragam TNI…

1 minggu ago