PEMERINTAHAN

Pemkot Cimahi Luncurkan TPST Utama Cimahi Selatan, Targetkan Zero to TPA

CIMAHI, JENDELAPRIMA.COM,– Pemerintah Kota Cimahi meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Utama Cimahi Selatan pada Selasa, (10/2/2026). Peresmian yang berlangsung di lokasi TPST Utama Cimahi Selatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026.

Peringatan HPSN yang diperingati setiap 21 Februari memiliki makna historis yang kuat bagi Kota Cimahi, mengingat tragedi longsor Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah pada 2005. Peristiwa kemanusiaan tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan sampah harus dikelola secara serius, terencana, dan berkelanjutan.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa peringatan HPSN harus diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

“Peresmian TPST Utama Cimahi Selatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus berbenah. Sampah tidak boleh lagi menjadi ancaman, tetapi harus dikelola secara bertanggung jawab agar memberi manfaat serta menjamin keselamatan lingkungan,” ujar Ngatiyana.

Ia menjelaskan bahwa TPST Utama Cimahi Selatan dirancang memiliki kapasitas pengolahan sebesar 10 hingga 15 ton sampah per hari. Dengan timbulan sampah Kota Cimahi yang mencapai sekitar 234 ton per hari, keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi beban pengangkutan sampah ke TPA sekaligus memperkuat upaya mewujudkan program Cimahi Zero to TPA.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi Chanifah Listyarini, menyampaikan pengelolaan sampah merupakan isu strategis pembangunan berkelanjutan di Kota Cimahi. Dengan jumlah yang mencapai sekitar 584 ribu jiwa (Data SIPSN 2025) memproduksi timbulan sampah berkisar antara 234 hingga 250 ton per hari.

“Saat ini tingkat pengelolaan sampah Kota Cimahi baru mencapai sekitar 49,6 persen. Artinya, masih ada pekerjaan rumah yang cukup besar untuk menutup sisa lebih dari 50 persen sampah yang belum terkelola secara optimal,” ujarnya.

Sebelum TPST Utama Cimahi Selatan beroperasi, Pemerintah Kota Cimahi telah memiliki dua TPST utama, yakni TPST Santiong dan TPST Lebaksaat di wilayah Cimahi Utara. Namun demikian, seiring meningkatnya timbulan sampah dan kebutuhan layanan pengolahan yang semakin besar, maka kehadiran TPST Utama Cimahi Selatan menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan, peningkatan kapasitas pengolahan, sekaligus penguatan sistem pengelolaan sampah yang telah berjalan.

Chanifah menjelaskan, TPST Utama Cimahi Selatan memanfaatkan bangunan eks pabrik yang sudah tidak beroperasi, sehingga proses penyediaan fasilitas dapat dilakukan lebih cepat. Selain pengolahan utama, fasilitas ini juga dilengkapi unit finishing goods untuk mengolah residu menjadi produk bernilai guna, seperti refuse derived fuel (RDF), yang dapat dimanfaatkan oleh industri.

“TPST ini kami dedikasikan untuk melayani wilayah Cimahi Selatan yang menampung lebih dari separuh penduduk Kota Cimahi. Keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan masyarakat, terutama dalam pemilahan sampah dari sumber,” katanya.

Chanifah menegaskan bahwa peresmian TPST Utama Cimahi Selatan bukan menjadi titik akhir, melainkan awal dari penguatan jaringan pengolahan sampah di seluruh wilayah Kota Cimahi.

Lebih lanjut Chanifah memaparkan bahwa selain diolah menjadi RDF, pengembangan pengolahan sampah juga dapat diarahkan pada produk alternatif bernilai tambah, seperti kompos standar, biomassa, magot kering, biji plastik, hingga paving block. Ia juga menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menyangkut aspek teknis operasional, tetapi juga pembiayaan, partisipasi masyarakat, serta penguatan kelembagaan dan regulasi.

Pemerintah Kota Cimahi berharap peresmian TPST Utama Cimahi Selatan menjadi tonggak penguatan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi. Melalui momentum HPSN 2026, Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk terus bergerak menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. **(Ipung).

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi

 

admin

Recent Posts

Lomba Lintas Alam Jawa Barat 2026 Siap Digelar, Usung Misi “Jejak Alam Jaga Budaya” di Lembang

BANDUNG ,JENDELAPRIMA.COM,— Komunitas pecinta alam se-Jawa Barat bersiap menggelar ajang tahunan Lomba Lintas Alam Jawa…

3 hari ago

Konsolidasi Gapembi Jabar: 2.324 SPPG Siap Dukung Program Makan Bergizi Nasional

BANDUNG, JENDELAPRIMA.COM,— Optimisme menyelimuti rapat konsolidasi Dewan Pimpinan Wilayah Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia Jawa…

4 hari ago

DPW Tani Merdeka Jatim Dorong Don Muzakir Isi Kursi Wamentan

JENDELAPRIMA.COM|| Pamekasan, – Munculnya wacana mengenai sosok yang berpotensi mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian menyusul…

6 hari ago

Don Muzakir: Pengalaman Sudaryono Modal Kuatkan MBG

JENDELAPRIMA.COM,-JAKARTA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan ucapan selamat kepada Sudaryono…

1 minggu ago

FPRB Dukung Program BPBD:Penghijauan Jadi Solusi Hadapi Krisis Air dan Bencana Hidrometeorologi

JENDELAPRIMA.COM|| Bandung, 22 Juli 2026 – Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Bandung, Eka…

1 minggu ago

Lulus Murni TNI, Hafid Wujudkan Pesan Terakhir Ayahnya

JendelaPrima.com || Bandung - Dari tiang pull up bambu buatan sang ayah hingga seragam TNI…

1 minggu ago